Jual Koran Demi Menggapai Cita Cita
Matahari tepat diatas kepala, meski cuaca sangat terik siang hari seorang gadis kecil tetap tersenyum setiap menawarkan koranya kepada pengendara yang berhenti di lampu merah jalan Soekarno Hatta, Bandung.
Di era modern seperti saat ini, ada banyak sekali manusia yang berlomba-lomba untuk menjadi pribadi yang mandiri, yaitu dengan mencari penghasilan sendiri. Hal itu juga yang mendorong Gadis kecil ini, untuk bersekolah sambil bekerja.
Gadis yang baru saja mengikuti Ujian Nasional Tingkat SD ini menjalani kesehariannya sebagai penjual koran. “Saya lihat kawan saya jualan koran, jadi tertarik. Makanya saya jualan koran juga,” ujar gadis kecil ini. Ia mengaku pekerjaannya sebagai penjual koran keliling tidak sampai mengganggu aktifitas sekolahnya sehari-hari.
Gadis kecil ini mengaku senang bisa bekerja menjual koran, supaya bisa meringankan beban orangtua. Pendapatan dari menjual koran ini ia akui bisa mencapai Rp 15.000 ribu per hari jika ia bisa menjual 30 koran. Dengan uang yang didapatnya itu, ia berusaha menabung untuk keperluan sekolahnya. “Uang yang saya dapat langsung ditabung, untuk beli buku,” tambah Gadis penjual koran ini.
Pekerjaan orangtuanya sebagai buruh bangunan membuatnya sadar untuk membantu perekonomian keluarganya. Ditambah lagi dengan dua abangnya yang masih kuliah dan juga bersekolah. Jika hari libur, ia langsung turun ke jalan untuk menawarkan koran di pagi hari sampai pukul 5 sore. Namun jika ia sedang bersekolah, ia menjual korannya dimulai dari siang hari. Ia pun mengaku tidak ada paksaan dari orangtuanya untuk berjualan koran, ini semua murni karena kemauannya sendiri.
“Jika saya lulus nanti, saya akan melanjutkan sekolah saya di salah satu Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) yang ada di Jakarta. Saya akan tinggal bersama saudara dan kakek di sana,” ujar Selma. Sebenarnya ia ingin melanjutkan sekolahnya di sini, namun atas usul kakeknya, ia pun akan segera meneruskan pendidikannya di Jakarta.
Ia juga menyampaikan suka dukanya selama menjadi penjual koran keliling. Beberapa pengamen kerap usil padanya jika ia sedang berjualan koran, tapi tidak sampai mencuri uangnya. Dan juga terkadang koran yang ia jual memiliki berita yang kurang menarik, sehingga sedikit yang ingin membeli. Itulah duka yang kerap ia rasakan saat menjual koran-korannya.
Ketika disinggung masalah UN kemarin, ia mengaku agak sulit dalam menjawab soal-soalnya. “UN kemarin lumayan susah soalnya, tapi karena saya sudah belajar jadi bisa dijawab,” ingat Selma yang bercita-cita ingin menjadi guru tersebut. Ia pun mengaku tidak malu jika harus sekolah sambil bekerja menjual koran. Ia sadar betul akan tanggungan orangtuanya. Lagipula, ia merasa senang bisa berjualan koran karena bisa mendapatkan banyak teman.
5W + 1H + Safety
What : Jual Koran Untuk Menggapai Cita Cita
When : Siang hari
Why : seorang gadis kecil yang berjualan koran demi melanjutkan sekolah agar bisa menggapai cita citanya
Who : Gadis Kecil
Where : Lampu Merah Soekarno Hatta
How : gadis kecil berbagi waktu antara sekolah dan berjualan koran,ia berjualan koran demi membantu beban orang tuanya
Safety : Aman Untuk Masyarakat karena tidak ada hal hal yang berbau sara dll
Tidak ada komentar:
Posting Komentar